Cerbung Mpu Gama 01 Sang Dharma Kamulan i Turyyan

Dimuat di radarkediri-cerbung Edisi Monday, 17 July 2017
Oleh - Dibaca: 46 kali -   No comments


“Mada ingat bagaimana sejak senja merayapi rembang malam ia sudah memusatkan kekhusyukan jiwa menembus batas dari tanda-tanda alam”

Pada pagi buta bulan bhadra, ketika barisan perbukitan dan gunung-gunung yang memagari Bumi Tumapel diselimuti kabut tebal yang bergumpal-gumpal, Mada berdiri tegak di depan reruntuhan candi kecil yang tegak di sebuah lembah kecil di kaki bukit di sekitar pertapaan Turyyan yang di dekatnya terdapat mata air yang sangat jernih laksana cermin di tengah hamparan permadani hijau.

Sejak tengah malam Mada sudah berada di sekitar candi kecil itu, meyakinkan kebenaran cerita dari Janggan Smaralalitaswara tentang candi yang merupakan pendharmaan Sang Dharma Kamulan i Turyyantapada Sri Maharaja Jayamerta Sang Brahmaraja Girindrattama Girinatha Wiswarupakumara.

Menarik juga dibaca:   Cerbung Mpu Gama 04 Perintah Menyerang Kutaraja Panjalu

Mada ingat bagaimana sejak senja merayapi rembang malam ia sudah memusatkan kekhusyukan jiwa menembus batas dari tanda-tanda alam yang melingkupi reruntuhan candi kecil yang menyimpan abu Maharaja Jenggala di tumapel itu.

Lalu seiring makin larutnya senjakala, di tengah kekhidmatan upacara siddhayatra yang malam itu menggelar pertunjukan wayang yang dimainkan dhalang kumara, Mada terkejut ketika mendapati paparan dhalang kumara tentang silsilah leluhur Bhre Tumapel Nararya Cakradhara yang mengalir dari Sanghyang Dharmakamulan i Paradah Lor Sang Narapati Dewasimha hingga Sang Dharmakamulan i Turyyantapada. Sri Maharaja Jayamerta Sang Brahmaraja Girindrattama Girinatha Wiswarupakumara.

Menarik juga dibaca:   Cerbung Mpu Gama 07 Tak Dapat Menahan Hasrat Cinta

Sebab sebagian kisah sang dhalang kumara mengenai leluhur Nararya Cakradhara bersinggungan dengan nama Narapati Gajayana, Narapati Anana dan Sang Pradaputra beserta keturunannya, nama-nama yang sebagian tercantum di dalam prasasti-prasasti yang sudah dibacanya.

Bagaimana dhalang kumara yang dalam keadaan tidak sadar karena kerasukan arwah dapat mengetahui nama-nama yang terdapat dalam prasasti-prasasti yang pernah dibacanya, sementara tidak satu pun dhalang yang pernah membaca prasasti berbahasa Sansekerta yang kadang ditulis dengan aksara Jawa itu.

Menarik juga dibaca:   Cerbung Mpu Gama 05 Tumapel Negara Sakawat Bhumi

Mengabaikan tanda tanya yang berkerumun di dalam benaknya, Mada berusaha menerima uraian cerita yang dituturkan sang dhalang kumara dalam memaparkan silsilah sekaligus kisah leluhur Nararya Cakradhara, yang kira-kira ringkasan ceritanya sebagai berikut:

Pada tahun 710 Saka sewaktu Narapati Anana mangkat digantikan oleh putera terkasihnya, Narapati Amertajaya, terjadi sesuatu yang tidak disangka-sangka karena Rakai Panunggalan cucu Rakai Mataram Ratu Sanjaya secara mendadak menyerbu dan menguasai Kedhaton Kanjuruhan. (bersambung)

TERIMA KASIH Anda telah mengunjungi halaman Cerbung Mpu Gama 01 Sang Dharma Kamulan i Turyyan oleh yang terbit pada Monday, 17 July 2017 di radarkediri-cerbung. Jika konten hanya berbentuk gambar, silakan klik pada gambar untuk memperbesar agar teks tulisan bisa jelas terbaca. Anda bisa berkontribusi dengan mengetik ulang konten yang masih berbentuk gambar ke dalam bentuk teks dan kirimkan ke email sastracerpen@gmail.com untuk dimuat disini. Anda bisa juga berdonasi tanpa uang untuk memperpanjang website ini agar terus online dan kontennya terus bertambah dengan mengunjungi iklan partner yang muncul di website ini. Jika ingin meng-copy konten di website ini untuk web/blog, bahan pelajaran, penulisan buku atau karya ilmiah lainnya, kami persilakan dengan syarat menyebutkan www.sastracerpen.com sebagai sumbernya. Terima kasih, selamat membaca dan semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

KLIK (X) 2x Untuk Menutup

Selamat Membaca

Cerbung Mpu Gama 01 Sang Dharma Kamulan i Turyyan

×
KLIK (X) 2x Untuk Menutup

Selamat Membaca

Cerbung Mpu Gama 01 Sang Dharma Kamulan i Turyyan

×