Cerbung Mpu Gama 04 Perintah Menyerang Kutaraja Panjalu

Dimuat di radarkediri-cerbung Edisi Thursday, 20 July 2017
Oleh - Dibaca: 12 kali -


“Dalam berbagai kisah, penyatuan Janggala-Panjalu menjadi masa paling menakjubkan dari kehidupan di Jawadwipa yang selalu diguncang peperangan”

Selain memiliki puteri Nararya Candrakirana, Sri Maharaja Jayamerta memiliki pula putera yang menjadi putera mahkota, yang diberi kedudukan sebagai Ratu Angabhaya dengan gelar Sri Tarunaraja Girindratmaja Sang Brahmaraja Wiswarupalancana.

Begitulah Sri Tarunaraja Girindratmaja Sang Brahmaraja Wiswarupalancana adalah adik dari Nararya Candrakirana. Selain itu, dari seorang selir asal desa Pangkur di sekitar Hutan Wiracarita (Alas Katangga), Sri Maharaja Jayamerta Sang Brahmaraja Girindrattama Girinatha Wiswarupakumara memiliki putera Sang Mapanji Ranggah Rajasa.

Menarik juga dibaca:   Cerbung Mpu Gama 07 Tak Dapat Menahan Hasrat Cinta

Dalam berbagai kisah, penyatuan Janggala-Panjalu menjadi masa yang paling menakjubkan dari kehidupan di bumi Jawadwipa yang selalu diguncang peperangan dengan pertumpahan darah menjadi tata tentrem kerta raharja.

Sandang dan pangan melimpah. Keamanan terjamin. Ketenteraman terjaga. Kedamaian terpelihara. Namun dalam kehidupan dunia yang tidak pernah langgeng, di mana semua kelimpahan dan keaman-tenteraman di masa persatuan Janggala-Panjalu itu berakhir seiring mangkatnya Sri Kameswara.

Menurut cerita: seyogyanya, sepeninggal Sri Kameswara yang menggantikan adalah putera mahkota Sang Tarunaraja Mapanji Sastrajaya. Namun sebelum upacara penyempurnaan jenazah Sri Kameswara dan penobatan Sang tarunaraja Mapanji Sastrajaya dilakukan, Sri Kertajaya, adik kandung Sri Kameswara mengambilalih tahta Panjalu dengan nama Abhiseka; Sri Maharaja Sri Sarweswara Triwikramawatara Anindita Srenggalancana Digjaya Uttunggadewa Kertajaya.

Menarik juga dibaca:   Cerbung Mpu Gama 05 Tumapel Negara Sakawat Bhumi

Pengangkatan sepihak Sri Maharaja Kertajaya menjadi maharaja Janggala-Panjalu menggantikan Sri Kameswara membawa kemarahan Sri Maharaja Jayamerta Sang Brahmaraja Girindrattama Girinatha Wiswarupakumara, yang dengan kemarahan menyala-nyala memerintahkan kepada puteranya, Sri Tarunaraja Girindratmaja Sang Brahmaraja Wiswarupalancana, untuk menyerang kutaraja Panjalu.

Menarik juga dibaca:   Cerbung Mpu Gama 01 Sang Dharma Kamulan i Turyyan

Begitulah, Sri Tarunaraja Girindratmaja Sang Brahmaraja Wiswarupalancana memimpin pasukan Jenggala dari Tumapel menyerang kutaraja Panjalu, yang membuat Sri Maharaja Kertajaya Srenggalancana meninggalkan kutaraja menuju Kalangbrat dengan diikuti sisa-sisa pengawal dan prajuritnya.

Selama pengungsian ke Katandan Sakapat di Kalangbrat, Sri Maharaja Kertajaya Srenggalancana didukung oleh putera mendiang Sri Maharaja Sri Kroncaryadipa Sri Gandra: Sang Mapanji Jayakerta yang masyhur dikenal dengan gelar Sang Tunggul Ametung. (bersambung)

TERIMA KASIH Anda telah mengunjungi halaman Cerbung Mpu Gama 04 Perintah Menyerang Kutaraja Panjalu oleh yang terbit pada Thursday, 20 July 2017 di radarkediri-cerbung. Jika konten hanya berbentuk gambar, silakan klik pada gambar untuk memperbesar agar teks tulisan bisa jelas terbaca. Anda bisa berkontribusi dengan mengetik ulang konten yang masih berbentuk gambar ke dalam bentuk teks dan kirimkan ke email sastracerpen@gmail.com untuk dimuat disini. Anda bisa juga berdonasi tanpa uang untuk memperpanjang website ini agar terus online dan kontennya terus bertambah dengan mengunjungi iklan partner yang muncul di website ini. Jika ingin meng-copy konten di website ini untuk web/blog, bahan pelajaran, penulisan buku atau karya ilmiah lainnya, kami persilakan dengan syarat menyebutkan www.sastracerpen.com sebagai sumbernya. Terima kasih, selamat membaca dan semoga bermanfaat.
KLIK (X) 2x Untuk Menutup

Selamat Membaca

Cerbung Mpu Gama 04 Perintah Menyerang Kutaraja Panjalu

×
KLIK (X) 2x Untuk Menutup

Selamat Membaca

Cerbung Mpu Gama 04 Perintah Menyerang Kutaraja Panjalu

×