Cerbung Mpu Gama 07 Tak Dapat Menahan Hasrat Cinta

Dimuat di radarkediri-cerbung Edisi Sunday, 23 July 2017
Oleh - Dibaca: 13 kali -


“Sang Brahmaraja pergi meninggalkan Ken Endog dengan anugerah selembar Kain Dadar dan pesan agar Ken Endog menjaga benih yang di dalam perutnya”

Tanpa diduga dan tanpa disangka-sangka, Sri Maharaja Jayamerta Sang Brahmaraja Girindrattama Girinatha Wiswarupakumara berpapasan di jalan yang membentang di pinggir hutan.

Seperti Kama menyaksikan Ratih, Sri Maharaja Jayamerta Sang Brahmaraja Girindrattama Girinatha Wiswarupakumara seketika jatuh hati pada pandangan pertama.

Dalam amukan cinta yang memabukkan, Sri Maharaja Jayamerta Sang Brahmaraja Girindrattama Girinatha Wiswarupakumara mngungkapkan perasaan cintanya kepada Ken Endog. Ken Endog yang juga terluka oleh panah asmara Kama, mengungkapkan perasaan hatinya,

Menarik juga dibaca:   Cerbung Mpu Gama 03 Menderita di Bawah Kekuasaan Raja

“Sungguh, hati hamba telah tertambat oleh Tuan. Tetapi tubuh hamba telah dipinang oleh pertapa muda yang masih kerabat hamba.

Sri Maharaja Jayamerta Sang Brahmaraja Girindrattama Girinatha Wiswarupakumara yang mengaku sebagai Sang Brahmaraja, teringat pada kisah percintaan yang terjadi antara Sanghyang Baruna dengan Urwashi yang sudah dipinang Bhatara Mithra.

Tanpa dapat menahan hasrat cintanya yang berkobar-kobar, Sang Brahmaraja berkata, “Marilah kita tumpahkan air seni percintaan kita ke dalam kumbha (tempayan) sebagai wujud penyatuan jiwa kita”.

Menarik juga dibaca:   Cerbung Mpu Gama 05 Tumapel Negara Sakawat Bhumi

Laksana Sanghyang Baruna dengan Urwashi yang menumpahkan air seni ke dalam tempayan, Sang Brahmaraja dan Ken Endog pun mengisi kumbha dengan air seni mereka yang menyala seperti cahaya rembulan membentuk bayangan seorang bayi berkulit kemerahan laksana tembaga. Setelah itu suasana gelap gulita.

Sang Brahmaraja pergi meninggalkan Ken Endog dengan anugerah selembar Kain Dadar dan pesan agar Ken Endog menjaga benih yang di dalam perutnya dengan mengatakan bahwa bayi itu adalah putera Sang Brahmaraja.

Menarik juga dibaca:   Cerbung Mpu Gama 02 Permata di Antara Anak Cucu

Ketika sampai pada waktunya, bayi hasil percintaan antara Sang Brahmaraja dengan Ken Endog lahir. Sesuai pesan Sang Brahmaraja, bayi itu dianugerahi nama Ranggah Rajasa – Sang Kijang Jalang, yang juga bermakna Sang Kijang Putera Raja.

Oleh karena kelahirannya sebagai bayi tidak melewati pernikahan yang lazim sehingga dianggap memalukan keluarga Gajapara, Ranggah Rajasa kecil pun dititipkannya kepada Ra Lembong, seorang pendeta bhairawa di Ksetra Katangga yang masih keluarga Gajapara. (bersambung ke-08)

TERIMA KASIH Anda telah mengunjungi halaman Cerbung Mpu Gama 07 Tak Dapat Menahan Hasrat Cinta oleh yang terbit pada Sunday, 23 July 2017 di radarkediri-cerbung. Jika konten hanya berbentuk gambar, silakan klik pada gambar untuk memperbesar agar teks tulisan bisa jelas terbaca. Anda bisa berkontribusi dengan mengetik ulang konten yang masih berbentuk gambar ke dalam bentuk teks dan kirimkan ke email sastracerpen@gmail.com untuk dimuat disini. Anda bisa juga berdonasi tanpa uang untuk memperpanjang website ini agar terus online dan kontennya terus bertambah dengan mengunjungi iklan partner yang muncul di website ini. Jika ingin meng-copy konten di website ini untuk web/blog, bahan pelajaran, penulisan buku atau karya ilmiah lainnya, kami persilakan dengan syarat menyebutkan www.sastracerpen.com sebagai sumbernya. Terima kasih, selamat membaca dan semoga bermanfaat.
KLIK (X) 2x Untuk Menutup

Selamat Membaca

Cerbung Mpu Gama 07 Tak Dapat Menahan Hasrat Cinta

×
KLIK (X) 2x Untuk Menutup

Selamat Membaca

Cerbung Mpu Gama 07 Tak Dapat Menahan Hasrat Cinta

×