Cerpen Anak Gara-gara Permen Lolipop

Dimuat di analisa-anak Edisi Sunday, 04 December 2016
Oleh - Dibaca: 43 kali -   No comments


Hari mulai beranjak sore, suara petok ayam mulai ramai terdengar di sekitaran halaman rumah, dihalau pemilik pemiliknya untuk masuk ke dalam kandang. Sementara di depan rumah, aku terus saja asik bermain dengan boneka kesayanganku sambil menunggu kepulangan ayah dari tempat kerja.

Tak berapa lama pintu pagar berbunyi.

“Ayaaaaaaaahh…” Teriakku sambil berlari ke arah pintu pagar.

“Eh anak ayah. Loly sudah mandi? Pasti belum kan?” Celetuk ayah kepadaku di sela-sela wajah letihnya karena seharian bekerja.

“Yee Loly sudah mandi. Cium nih udah wangi.” Aku mengarahkan pipiku ke hadapan ayah.

“Hehehe ayah bercanda. Ya sudah ayo masuk, sebentar lagi adzan maghrib.” Ajak ayah.

Menarik juga dibaca:   Cerpen Anak Akibat Tidak Membawa Payung

“Tunggu dulu! Pesanan Loly mana?” Rengekku.

Memang setiap pulang kerja, ayah selalu membawakanku sebuah permen lolipop. Setiap hari permen kesukaanku itu menjadi santapan nikmat ketika menonton televisi bersama ayah dan ibu seusai makan malam bersama.

“Iya nanti ayah berikan.” Ucap ayah sambil mengelus kepalaku kemudian berlalu.

Adzan maghrib berlalu. Aku, ayah dan ibu berkumpul di meja makan untuk menyantap makan malam. Setelahnya kami pun langsung di ruang tengah untuk menonton acara keluarga di layar kaca.

“Loly tidak ada tugas rumah dari sekolah tadi?” Tanya ibu.

Menarik juga dibaca:   Cerpen Anak Rahasia Bintang Jatuh

“Tidak ada bu.” Jawabku singkat. Sebab sedari tadi mulutku mulai sibuk melahap permen bundar warna-warni pemberian ayah selepas makan malam tadi.

“Loly kalau bisa jangan sering-sering makan permen, tidak bagus untuk gigi.” Nasihat ayah.

Seolah tidak menggubris sedikitpun perkataan ayah, aku terus mengemut permen lolipopku sambil sesekali mengelap cairan lolipop yang belepotan di sekitaran bibirku.

Waktu sudah menunjukkan hampir jam sepuluh malam. Tak terasa permen lolipopku sudah habis, hanya tinggal tangkainya saja. Aku mulai merasa kantuk. Ayah dan ibu pun menyuruhku untuk segera tidur.

Menarik juga dibaca:   Cerpen Anak Impianku Tak Jadi Nyata

“Jangan lupa menggosok gigi.” Pesan ibu padaku sebelum aku beranjak menuju ke tempat tidur.

Keesokan hainya sebelum berangkat ke sekolah, aku menyantap nasi goreng buatan ibu. Namun tiba-tiba saja gigiku terasa sakit. Aku langsung meringis kesakitan sambil memegangi pipi sebelah kiriku. Ibu dan ayah terlihat panik. Aku segera dibawa ke dokter gigi.

Di sepanjang perjalanan aku terus meringis kesakitan sambil terus menangis. Sesampainya di dokter gigi, mulutku langsung diperiksa.

Aku menyesal. Karena keseringan memakan permen, kini gigiku harus dicabut. Aku berjanji kepada ayah dan ibu tidak akan sering-sering memakan permen lagi.***

TERIMA KASIH Anda telah mengunjungi halaman Cerpen Anak Gara-gara Permen Lolipop oleh yang terbit pada Sunday, 04 December 2016 di analisa-anak. Jika konten hanya berbentuk gambar, silakan klik pada gambar untuk memperbesar agar teks tulisan bisa jelas terbaca. Anda bisa berkontribusi dengan mengetik ulang konten yang masih berbentuk gambar ke dalam bentuk teks dan kirimkan ke email sastracerpen@gmail.com untuk dimuat disini. Anda bisa juga berdonasi tanpa uang untuk memperpanjang website ini agar terus online dan kontennya terus bertambah dengan mengunjungi iklan partner yang muncul di website ini. Jika ingin meng-copy konten di website ini untuk web/blog, bahan pelajaran, penulisan buku atau karya ilmiah lainnya, kami persilakan dengan syarat menyebutkan www.sastracerpen.com sebagai sumbernya. Terima kasih, selamat membaca dan semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

KLIK (X) 2x Untuk Menutup

Selamat Membaca

Cerpen Anak Gara-gara Permen Lolipop

×
KLIK (X) 2x Untuk Menutup

Selamat Membaca

Cerpen Anak Gara-gara Permen Lolipop

×