Cerpen Anak Mari Berkurban

Dimuat di analisa-anak Edisi Sunday, 11 September 2016
Oleh - Dibaca: 44 kali -   No comments


Di suatu sore yang cerah. Indah berkunjung ke rumah temannya yang bernama Yanti. Sore ini mereka sudah berencana ingin mengerjakan PR bersama-sama. Ketika sudah sampai di depan rumah Yanti, Indah melihat ada dua ekor lembu yang sedang dikat di pohon mangga yang terletak di samping rumah Yanti. Ia merasa sangat takut melihat lembu yang sangat besar itu.

“Yanti… Yanti… ayo keluar, Indah sudah di luar!” Indah memanggil Yanti.

“Silahkan masuk saja Indah, Yantinya ada di dalam nak!” jawab Ibu yanti.

“Indah menunggu di halaman depan saja bu, Indah tidak berani dengan lembu.” balas Indah.

Melihat wajah Indah yang sudah mulai memerah, Ibu yanti mulai keluar pagar dan mendekati Indah. Ibu yanti menggandeng tangan Indah dan mengajaknya masuk ke dalam rumah. Ibu yanti memiliki sifat yang sangat baik kepada semua orang terutama kepada teman-teman Yanti.

Akhirnya Indah mulai berani untuk melewati lembu itu. Indah dipersilahkan untuk menunggu Yanti di sofa yang terletak di ruang tamu. Tetapi Indah masih merasa sangat bingung kenapa baru hari ini ia melihat ada dua ekor lembu yang badannya sangat besar di rumah sahabatnya itu.

“Hai, sahabatku, maaf ya lama membuat kamu menunggu tadi Yanti sedang membantu kakak menyuci piring?” sapa Yanti dengan suaranya yang lembut.

“Hai juga, ia tidak apa-apa Yan. Yanti mengapa di rumah kamu ada lembu, Indah baru hari ini melihat lembu itu ada di samping rumah kamu? Apakah keluarga kamu mau pesta ya… atau lembunya mau di jual ya…? tanya Indah dengan sangat penasaran.

Menarik juga dibaca:   Cerpen Anak Bermain Bunga Api

“ Ha…ha…ha…ha… Indah lucu sekali wajah kamu kalau sedang penasaran. Setelah selesai mengerjakan tugas ini nanti kita tanyakan saja kepada Ibu saya, bagaimana kamu setuju? “ jawab Yanti dengan wajah yang menggoda.

“ Baiklah” balas Indah dengan senyumnya yang manis.

Tiba-tiba Ibu yanti datang menghampiri keduanya.

“Indah dan Yanti pasti capek mengerjakan tugas, ini Ibu bawakan jus buah mangga untuk kalian.Kata Yanti, Indah suka dengan jus mangga. Ibu sudah buatkan yang banyak untuk kamu.” Kata Ibu yanti sambil menuang jus ke dalam gelas.

“Oh iya bu, nanti indah minum.” Jawab Indah.

“Rasain deh In, enak banget. Ibu saya paling hebat membuat jus.” Kata Yanti dengan bangganya.

“Ia Indah minum ya tampaknya segar banget.” Indah mulai meminumnya.

“Ini buah mangga yang di samping rumah In,karena ada lembu makanya Ibu ambil buahnya dan di rapikan dahannya agar tidak mengganggu lembu nya.” Jelas Ibu Yanti.

“Haiya… tiba-tiba Indah tidak selera bu, inikan pohonnya pasti sudah di kotorin sama lembu.” Katanya sedikit tersedak karena sudah meminum jus itu seteguk.

Menarik juga dibaca:   Cerpen Anak Kejutan di Hari Ibu

“Idih, masa kamu tidak mau minum jus itu. Padahal kemarin kamu mau sekali meminumnya, apa karena ada lembu ya indah?” tanya Yanti penuh selidik.

“Ia Indah tidak suka lembu, maaf bu, maaf juga Ynti!” gumaam Indah pelan dan menunduk.

“Apakah kalian mau tau sayang, mengapa ada lembu dirumah ini? Tapi janji ya jangan takut Indah!” tanya Ibu yanti.

“Mau…mau…”Jawab kedua anak itu dengan serentak.

Ibu yanti mulai bercerita. Dahulu ada sebuah perintah untuk seluruh umat muslim agar kita memperingati hari Raya Idul Adha. Pada hari ini diperingati peristiwa kurban.

“Ibu kurban itu apa?” tanya Yanti dengan wajah bingungnya.

“Iss Yanti masa tidak tau, kurban itu yang di tabrak kenderaan.” Indah tersenyum lebar.

“Korbaaaaaaaaa itu In, ikh sok tau kamu In..”

‘Ha..ha..ha..ha..”

Ibu akan jelaskan lagi silahkan di dengar sayang. Hari raya kurban adalah hari raya untuk memperingati peristiwa yang terjadi kepada Nabi Ibrahim. Pada saat itu Nabi Ibrahim di perintahkan Allah untuk mengurbankan atau menyembelih putranya yang bernama Nabi Ismail. Allah Swt memerintahkan Nabi untuk membuktikan kesungguhannya dalam menyayangi dan mematuhi perintah Allah. Akhirnya Nabi Ibrahim menuruti perintah Allah untuk menyembelih putranya tersebut. Lalu dengan pertolongan Allah Nabi Ismail yang sudah di tidurkan dan di ikat kedua tangannya itu seketika…

‘”Aaaaa…aaaaaaaa pasti dia di potong. Apakah dia mati bu? Apakah Allah jahat Bu?” Kedua anak itu ber­teriak bersama dan wajah mereka yang lucu berubah menjadi ketakutan.

Menarik juga dibaca:   Cerpen Anak Sahur Pertama

“Tenang sayang..Ibu belum selesai bercerita, Allah tidak jahat, mari kita lanjutkan lagi. Jawab ibu sambil memeluk mereka.

Allah sudah berjanji anakku dan Allah sudah bersabda yang artinya “ setelah kesulita akan ada kemudahan”. Setelah Nabi Ibrahim sangat sulit merelakan anaknya dikurbankan akhirnya kemudahan tersebut datang. Allah Swt menggantikan Nabi Ismail yang suah ditidurkan dan di ikat kedua tangannya itu dengan seekor Domba.

Pengorbanan Nabi Ibrahim As yang sangat besar itu dan sangat bersejarah bagi umat Islam akhirnya membuat Nabi Ibrahim menjadi Rasul dan Nabi yang sangat di kenal umat muslim.

Maka untuk selanjutnya Hari Raya Idul Adha di anjurkan untuk melaksanakan sholat sunnah dua rakat, lalu menyembelih kurban( kambing, sapi atau lembu).

“Sekarang cerita nya sudah selesai, apakah kalian mau bilang Allah jahat?” tanya Ibu yanti dengan wajah tersenyum,.

“Maafin kami ya Allah, ternyata Allah tidak jahat” jawab kedua anak itu.

“Indah juga janji mulai sekarang Indah mau berani sama lembu”jawab Indah sambil memeluk sahabatnya.

Dan akhirnya Indah dan Yanti sudah mengetahui bahwa perintah berkurban itu adalah perintah Allah yang harus dilaksanakan bagi umat Islam yang mampu menyembelih hewan kurban ***

TERIMA KASIH Anda telah mengunjungi halaman Cerpen Anak Mari Berkurban oleh yang terbit pada Sunday, 11 September 2016 di analisa-anak. Jika konten hanya berbentuk gambar, silakan klik pada gambar untuk memperbesar agar teks tulisan bisa jelas terbaca. Anda bisa berkontribusi dengan mengetik ulang konten yang masih berbentuk gambar ke dalam bentuk teks dan kirimkan ke email [email protected] untuk dimuat disini. Anda bisa juga berdonasi tanpa uang untuk memperpanjang website ini agar terus online dan kontennya terus bertambah dengan mengunjungi iklan partner yang muncul di website ini. Jika ingin meng-copy konten di website ini untuk web/blog, bahan pelajaran, penulisan buku atau karya ilmiah lainnya, kami persilakan dengan syarat menyebutkan www.sastracerpen.com sebagai sumbernya. Terima kasih, selamat membaca dan semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

KLIK (X) 2x Untuk Menutup

Selamat Membaca

Cerpen Anak Mari Berkurban

×
KLIK (X) 2x Untuk Menutup

Selamat Membaca

Cerpen Anak Mari Berkurban

×