Cerpen Anak Kejutan di Hari Ibu

Dimuat di analisa-anak Edisi Sunday, 18 December 2016
Oleh - Dibaca: 71 kali -   No comments


Bulan Desember sudah datang. Ara selalu ingat kalau di bulan Desember ada hari yang sangat membahagiakan untuknya dan sang Ibu. Setiap tanggal 22 Desember dia akan merayakan dua hal yang istimewa secara bersamaan. Ara yang sekarang duduk di kelas 4 SD itu tahu kalau tanggal 22 Desember adalah hari ibu yang bertepatan dengan hari ulang tahunnya. Ibunya selalu merayakan ulang tahunnya setiap tahun. Sejak beberapa tahun terakhir Ara juga selalu memberi kado kepada ibunya sebagai tanda terima kasih Ara untuk rasa kasih sayang yang sangat luar biasa.

“Kamu sedang membuat apa Ara?” Tiba-tiba Juni masuk ke dalam kelas mengejutkan Ara sambil menenteng bekal makan siang yang baru saja diantar oleh mamanya.

“Bukan apa-apa Jun, aku hanya ingin membuat kado untuk hari ibu nanti” Ara terus saja berkonsentrasi dengan origami-origami yang dipegangnya, tak ada tanda-tanda Ara akan melihat ke arah Juni.

“Akan kamu jadikan apa origami-origami itu?, kelihatannya kamu sedang membentuk bunga-bunga kecil?” Juni terus saja bertanya karena rasa penasarannya atas apa yang sedang dikerjakan teman semejanya itu.

“iya Jun, aku memang sedang membuat bunga-bunga kecil karna aku ingin merangkainya menjadi sebuah buket yang akan aku berikan kepada ibu ku pada hari ibu nanti” akhirnya Ara mengutarakan apa yang ada di dalam benaknya kepada Juni.

“Kapan memangnya hari ibu? Kok aku gak tau ya”

Kriiiiiiinggggggggg!!!!!!!!!!! Belum sempat Ara menjawab pertanyaan Juni, tanda istirahat berakhir telah berbunyi. Ara yang akhirnya melihat ke arah Juni hanya bisa tersenyum melihat temannya yang sedang kalang kabut menyimpan bekal makanannya, karena guru yang langsung masuk setelah bel tersebut.

Menarik juga dibaca:   Cerpen Anak Cube Permohonan

Hari demi hari telah Ara lalui dengan membuat bunga-bunga origami. Kini bunga-bunga itu telah terkumpul cukup banyak, tak jarang Ara hampir saja ketahuan oleh ibunya karna dia terus menerus berada di dalam kamar.

Persiapan hari ulang tahun Ara juga sudah hampir selesai. Ara juga sudah merangkai bunga-bunga dari origami itu dengan indah dan mampu memikat hati siapa saja yang melihatnya, tak lupa ia juga menyelipkan sebuah kertas yang berisikan tulisan “Ibu terimakasih sudah selalu sayang sama Ara, Ara juga sangat menyayangi ibu. ARA MENCITAI IBU”. Ia berharap kalau bunga yang ia berikan dapat membuat ibunya merasa senang dan bahagia.

Detik terus berganti menjadi menit lalu berubah menjadi jam, Ara terus saja melihat jam yang ada di pergelangan tangannya dan berharap besok akan segera tiba. Tanpa terasa siang telah berganti menjadi malam, Ara langsung menyikat giginya dan tidur. Besok akan menjadi hari yang indah dan menyenangkan bagi Ara. Sebelum tidur Ara membayangkan pasti besok dia akan mendapat banyak kado dari mama papa, kakek nenek dan semua teman-teman yang telah di udang oleh sang Ibu. Ara terus mengkhayalkan semua yang indah-indah hingga ia tertidur dengan nyenyak sampai pagi kembali datang.

“Ara sayang sudah bangunkan, dan cepat lah bersiap-siap” ibu Ara membangunkannya dari depan pintu kamar . “lihat, sudah pukul berapa sekarang dan sebentar lagi teman-teman Ara akan segera datang”

Menarik juga dibaca:   Cerpen Anak Pengasuh Pohon

“Iya bu, Ara udah bangun dan sekarang Ara sedang bersiap-siap” rupa-rupanya Ara sudah bangun dari matahari belum terbit.

Tak butuh waktu lama untuk menunggu Ara keluar dari dalam kamarnya, Ara menggunakan sebuah gaun berwarna pink yang berpadu dengan warna putih. Ara terlihat seperti bidadari dengan gaun dan sebuah mahkota bunga-bunga yang melingkar di kepalanya.

Saat Ara keluar rupanya seluruh keluarga dan para teman Ara sudah berkumpul. Acara ulang tahun pun langsung di mulai oleh MC ulang tahun yang kebetulan adalah kakak sepupunya. Mc membuka acara itu dengan doa dan di lanjutkan dengan berbagai acara yang menarik.

“Yah, jadi sekarang kita udah masuk dalam acara yang kita tunggu-tunggu nih, udah gak sabar ya? Ya udah langsung aja deh ya, yuk sama-sama kita menyanyikan lagu selamat ulang tahun dan pemotongan kue untuk Ara” ujar Mc menjelaskan susunan acaranya.

Semua tamu undangan menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk Ara. Selesai menyanyikan lagu ulang tahun Ara langsung memotong kue dan memberikan potongan pertama pada ibu dan ayahnya. Ibu Ara memberika sebuah kota kecil kepada Ara sebagai kado buat Ara. Ara langsung menyimpannya, namun Mc meminta Ara membuka kado tersebut dan dengan sangat berat hati akhirnya Ara membuka kado tersebut. Rupa-rupanya kado itu adalah sebuah kalung emas dengan mainannya yang bertuliskan nama Ara. Wajah Ara terlihat sangat bahagia, senyumnya semakin merona dan sangat indah.

Menarik juga dibaca:   Cerpen Anak Botol Minum dari Ayah

“Ara juga punya kejutan buat ibu, sebentar ya bu” Ara langsung berlari meninggalkan ruang tamu dan langsung menuju kamarnya.

Suasana hening menunggu kedatangan Ara, lantunan piano mulai mendayu-dayu lembut saat langkah Ara berjalan mendekati sang ibu. Saat itu juga Ara memberikan sebuah buket bunga origami yang sudah di buatnya sejak beberapa minggu yang lalu kepada sang ibu. Senyum menawan di bibir ibu tak bisa di sembunyikan lagi, ibu langsung memeluk Ara dengan senyum yang sangat indah sekali.

“Terima kasih ya sayang” ibu mencium kening Ara “ibu sayang Ara” tanpa menghilangkan senyum indah itu.

“Ara juga sayang ibu, makasi udah selalu sayang sama Ara walau pun Ara sering bandel. Terima kasih untuk rasa sayang yang tanpa akhir itu bu”. Ara dan ibu saling berpelukan seperti tak ingin berpisah.

Terima kasih ibu, engkau telah berika kasih sayang yang tiada akhir untuk kami anak-anak mu. Kau tak pernah lelah mengajari kami untuk semua hal yang baik-baik. Tak jarang kami membuat mu sedih karena tak menuruti perintah mu, namun sayang mu kepada kami tak pernah berkurang sedikit pun. Ketika kami memberikan sebuah kejutan untuk mu, mungkin itu bukan lah barang yang mahal namun yakin lah kami memberikannya dari lubuk hati terdalam kami. Selamat Hari Ibu untuk seluruh ibu di dunia, kami anak-anak mu akanberusaha untuk membahagiakan mu dan tak pernah membuatmu kecewa lagi. Jangan pernah letih untuk mendoakan kebaikan kami. ***

TERIMA KASIH Anda telah mengunjungi halaman Cerpen Anak Kejutan di Hari Ibu oleh yang terbit pada Sunday, 18 December 2016 di analisa-anak. Jika konten hanya berbentuk gambar, silakan klik pada gambar untuk memperbesar agar teks tulisan bisa jelas terbaca. Anda bisa berkontribusi dengan mengetik ulang konten yang masih berbentuk gambar ke dalam bentuk teks dan kirimkan ke email [email protected] untuk dimuat disini. Anda bisa juga berdonasi tanpa uang untuk memperpanjang website ini agar terus online dan kontennya terus bertambah dengan mengunjungi iklan partner yang muncul di website ini. Jika ingin meng-copy konten di website ini untuk web/blog, bahan pelajaran, penulisan buku atau karya ilmiah lainnya, kami persilakan dengan syarat menyebutkan www.sastracerpen.com sebagai sumbernya. Terima kasih, selamat membaca dan semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

KLIK (X) 2x Untuk Menutup

Selamat Membaca

Cerpen Anak Kejutan di Hari Ibu

×
KLIK (X) 2x Untuk Menutup

Selamat Membaca

Cerpen Anak Kejutan di Hari Ibu

×